Hutan Mangrove Setapuk

Hutan Mangrove Singkawang

Buat kamu pecinta bakau atau mangrove seperti aku ada info nih, di Singkawang punya wisata alam Hutan Mangrove yang cantik dan segar untuk dilihat. Banyak yang bertanya kepadaku bagaimana caranya menuju ke tempat ini karena belum banyak yang tahu tepatnya berada dimana. Ini alamat lengkapnya Hutan Mangrove terletak di kelurahan Setapuk Besar, kecamatan Singkawang Utara. Jarak tempuh untuk sampai ke lokasi Hutan Mangrove kurang lebih dua puluh menit (dari depan gang masuk ke dalam sekitar empat menit) dari pusat kota atau sekitar 10 km (aku hitung dari speedometer di motorku hehe..).

Jalan Menuju Hutan Mangrove Singkawang

Jangan terkecoh dengan plang yang ada di pinggir jalan seperti ini :

bukan_pintu_masuk_mangrove

bukan pintu masuk

karena ini bukan pintu masuknya. Dulu memang bisa masuk lewat jalan ini tetapi sekarang sudah tidak bisa. Teman-teman tinggal jalan sedikit lagi setelah ketemu jembatan dan sebuah mini market ada gang kecil tanpa nama di sebelahnya dan itulah pintu masuknya.

gang_masuk_hutan_mangrove

pintu masuk ke Hutan Mangrove relatif kecil dan sempit

Karena jalan masuknya yang sempit teman-teman hanya bisa melaluinya dengan menggunakan sepeda motor. Hutan Mangrove ini dibuka mulai jam 2 siang sampai jam 6 sore.

plang

(foto ini aku ambil sesaat sebelum pulang terlihat Ibu-Ibu di warung sudah membereskan dagangannya.)

Setelah sampai kita bisa memarkir kendaraan seperti foto di atas semuanya free tidak ada biaya parkir dan tarif masuk. Penduduk setempat sangat ramah menyambut pengunjung. Kalau teman-teman haus atau sekedar ingin ngemil gorengan silakan mampir ke warung yang juga dikelola oleh penduduk setempat.

Biasanya sambil minum es atau makan gorengan di sana kita ditemani berbincang-bincang seperti saat Ibu Hamidah bercerita tentang Hutan Mangrove ini kepadaku. Beliau bercerita Hutan Mangrove ini merupakan binaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Singkawang yang dibuka sejak Desember 2016 seingat beliau karena beliau mulai berjualan sejak bulan Desember. Pengunjung Hutan Mangrove biasanya akan ramai di hari Minggu atau hari libur biasanya Ibu Hamidah dan tim akan menjual makanan berat seperti bubur pedas dan sayur-sayuran. Wah, sayangnya aku berkunjung di hari Rabu lain hari aku akan datang di hari Minggu. Banyak hal menarik yang diceritakan Ibu Hamidah tentang Hutan Mangrove ini langsung saja kita kenalan dengan beliau ya.

ibu_hamidah

aku bersama Ibu hamidah (foto ini aku ambil sesaat sebelum pulang setelah selesai mendengar cerita beliau karena hari mulai gelap jadi kualitas foto kurang baik)

Fasilitas yang ada di Hutan Mangrove Setapuk

Mari kita langsung lihat apa saja yang ada di Hutan Mangrove ini.

Pertama, teman-teman akan melihat jembatan warna-warni namanya adalah Jembatan Pelangi.

jembatan_pelangi

Jembatan cantik warna warni ini hanya bisa dilewati maksimal 15 orang untuk alasan keamanan.

jembatan_pelangi_hutan_mangrove

DCIM101MEDIA

dari atas jembatan kita bisa melihat pantai

jembatan_maksimal_15_orang

tulisan peringatan bahwa jembatan hanya boleh dilewati maksimal 15 orang

Kedua, setelah turun dari Jembatan Pelangi kita harus jalan lagi di sepanjang jalan setapak seperti ini:

jalan_setapak_hutan_mangrove

(sebelah kiri)

jalan_setapak_warna_warni

(sebelah kanan)

Kita masih terus berjalan melewati jalan setapak yang juga warna warni di bagian pinggirnya sampai ke ujung baru kita bisa melihat tanaman bakau atau mangrove di pinggir pantai.

peringatan_hutan_mangrove

himbauan

hutan_mangrove_dengan_tanahnya_yg_kering

Mangrove berdiri kokoh di tanah yang berlumpur cenderung kering

hutan_mangrove

segar dipandang mata

Ketiga, jika teman-teman ingin melihat keindahan Hutan Mangrove dari atas di sini ada tower setinggi 9 meter yang dibangun oleh penduduk setempat tentunya naiknya harus bergantian karena tower ini hanya bisa menampung sekitar empat sampai lima orang saja.

melihat-tower

penasaran bagaimana rasanya naik ke atas sana

DCIM101MEDIA

duduk menunggu

DCIM101MEDIA

rasa takut takut berani berada di atas sini

DCIM101MEDIA

DCIM101MEDIA

candid

Keempat, kita juga bisa keliling pantai menggunakan speedboat dan motor air dengan membayar Rp 3000 murah meriah kan.

DCIM101MEDIA

naik ramai-ramai biar seru

DCIM101MEDIA

DCIM101MEDIA

happy.. 🙂

Uniknya dari naik speedboat atau motor air adalah pengunjung akan diajak berkeliling pantai sejauh-jauhnya sampai pengunjung menyerah karena kalau semakin jauh ombak akan semakin besar dan speedboat ataupun motor air akan bergoyang-goyang. Seru kan?!.

mengendarai_speedboat

ini tidak seperti yang teman-teman lihat bukan aku pengemudinya hehe..

Itulah empat keunikan Hutan Mangrove di Singkawang Utara. Selama ini informasi wisata alam ini hanya diketahui dari mulut ke mulut atau dari postingan gambar di media sosial. Melihat potensi alamnya yang masih asri Hutan Mangrove ini bisa menjadi obyek wisata Kalimantan Barat dan salah satu jejaring wisata Kalimantan Barat yang menarik untuk dikunjungi atau teman-teman bisa lihat di website jewita Kalbar untuk informasi tempat wisata lain di Kalimantan Barat. Wisata alam ini juga bisa untuk tempat bersantai bersama keluarga juga untuk menambah pengetahuan kita tentang tanaman mangrove.

Selamat berkunjung.
Salam muter-muter 🙂
Share dan like kalau kamu senang dengan tulisan ini.

Terima kasih.

video perjalanan:

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Pesona Kalbar 2017 Jejaring Wisata Kalimantan Barat.

banner-1024x342-1

Masukkan keterangan

This Post Has 3 Comments

  1. kristian Reply

    kak. kalo bisa dikasih lokasi google.map juga biar lebih gampang nyarinya

  2. Pingback: Pengumuman Pemenang Lomba Video 60 Detik Terbaik My Singkawang - Ini Multi Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner