Info Menarik

Komitmen Mengurangi Penggunaan Tisu, Langkah Kecil Untukmu Bumiku

Tisu adalah barang penting dalam hidupku. Hampir setiap hari aku menggunakannya. Tak hanya selembar, dua lembar, 5 lembar, kadang lebih. Aku bahkan lupa kapan terakhir menghitung jumlah lembar tisu yang kugunakan setiap harinya. Tapi itu dulu, sekarang aku sudah mengerti bahwa tisu jika digunakan berlebihan berbahaya bagi lingkungan. Kenapa harus menghemat penggunaan tisu? Tisu terbuat dari bubur kertas atau pulp berbahan baku serat kayu. Dengan menggunakan tisu dengan bijak kita akan mengurangi pula jumlah pohon yang harus ditebang untuk dibuat menjadi kertas. Semakin banyak produksi tisu dapat mengancam kelestarian lingkungan.

Ada berbagai macam jenis tisu seperti tisu kering yang biasa digunakan untuk wajah, tisu basah, tisu toilet, tisu dapur dan lain sebagainya. Tisu biasanya digunakan untuk membersihkan, mengeringkan tergantung jenis tisunya.

Tisu banyak ditemukan di toilet mall, fasilitas kesehatan, rumah makan, juga di rumah-rumah banyak memakai tisu. Termasuk aku sendiri juga menyediakan tisu. Selain praktis, masyarakat mungkin berpikir tisu bisa membuat sesuatu menjadi bersih. Tuntutan untuk selalu menjaga kebersihan juga membuat masyarakat menjadi sering menggunakan tisu. Namun, jika digunakan berlebihan tisu dapat memberi dampak buruk bagi lingkungan.

Sampah Residu yang Sulit Didaur Ulang

Definisi sampah residu menurut Waste4Change adalah sampah yang sulit didaur ulang baik karena alasan keterbatasan teknologi, biaya, sumber daya alam, maupun sumber daya manusia. Tisu bekas pakai merupakan salah satu sampah residu yang sulit didaur ulang. Apalagi di masa pandemi yang memuncak beberapa waktu yang lalu tisu bekas pakai banyak menumpuk.

Tanpa kita sadari tisu yang kita gunakan setiap hari ternyata menjadi penyumbang sampah dan menjadi masalah lingkungan yang membahayakan bumi. Tisu yang kita lihat selembar kecil ternyata bisa menimbulkan masalah besar bagi kehidupan manusia.

WWF memperkirakan secara global bahwa setiap hari sekitar 270.000 pohon ditebang berakhir di tempat sampah. Dari 10% jumlah itu berasal dari tisu toilet.

Nah, dengan mengurangi penggunaan tisu jadi salah satu cara mencintai lingkungan.

Cara Sederhana Mengurangi Penggunaan Tisu

Karena tisu terbuat dari pohon, maka semakin banyak kita menggunakan tisu maka akan banyak pohon yang ditebang untuk membuat tisu. Bahkan untuk membuat 22 lembar tisu saja, perlu satu pohon ukuran sedang yang ditebang.

1. Bijak menggunakan tisu
Memang aku belum sepenuhnya lepas dari tisu aku masih menggunakannya sesekali. Tapi aku mulai menggunakan tisu dengan bijak. Misalnya cukup 1 lembar saja atau 5 lembar penggunaan dalam sehari.

2. Gunakan sapu tangan
Ini yang paling sering aku lakukan menggunakan sapu tangan atau lap kain untuk mengeringkan tangan atau membersihkan sesuatu.

3. ‘Tepuk Tangan’ setelah mencuci tangan
Setelah mencuci tangan kita bisa melakukan gerakan tepuk tangan sebanyak 30 kali. Cara ini mampu mengurangi air sebanyak 80% dari tangan yang basah. Sisa air di tangan akan kering sendiri. Coba deh.

Team Up For Impact Everyday

Team Up For Impact adalah sebuah ajakan untuk melakukan hal-hal sederhana untuk bumi. Kapan saja, di mana saja, sejauh yang kita bisa. Dari hal-hal yang sederhana ini jika kita lakukan bersama-sama akan besar dampaknya.

Caranya buka teamupforimpact.org lalu pilih challenge nya, masukkan nama dan email lalu klik Team Up Now

Karena hari ini hari Kamis aku memilih untuk tidak menggunakan tisu hari ini

lalu akan ada informasi seperti ini

Mudah bukan. Yuk, lakukan setiap hari untuk menjaga bumi kita tercinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Banner