Hallo, apa kabar teman-teman semua? semoga semuanya sehat ya karena aku mau kasih informasi buat kalian yang hobi mendaki bukit nih. Sudah menjadi kebiasaan kalau hari Sabtu adalah jadwalnya aku jalan-jalan dan explore tempat wisata di Singkawang tapi kali ini aku akan mengajak kalian sedikit beranjak dari kota Singkawang ke Kabupaten Bengkayang yaitu “Bukit Temenong”.

Bukit Temenong, Tanjung Gundul
Kata “temenong” itu sebenarnya artinya sama dengan termenung hanya saja dalam bahasa santai atau sehari-hari menjadi “temenong”. Aku jadi penasaran seperti apa Bukit Temenong ini akhirnya hari Sabtu kemaren tanggal 25 Februari 2017 aku dan kedua temanku Risma dan Tina jalan-jalan ke Bukit Temenong. Tapi sebelumnya karena aku tidak tahu dimana lokasi tempat ini aku menghubungi salah satu kenalanku namanya Hari untuk menemani kami. Hari pun menyanggupi dan mengatakan akan mengajak serta teman-teman dari komunitas pecinta alam karena Bukit Temenong adalah salah satu lokasi tempat mereka sering mengadakan operasi sampah yaitu membersihkan sampah-sampah yang ada di sekitar Bukit Temenong ini. Jadi kita juga harus ikut menjaga kebersihan tempat ini ya teman-teman.
Cuaca di hari Sabtu kemaren memang kurang bersahabat sehingga keberangkatan kami sedikit terlambat dari perjanjian awal pukul 14.00 wib sampai akhirnya berangkat pukul 15.30 wib atau jam setengah empat sore. Lokasi Bukit Temenung terletak di Dusun Tanjung Gundul, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat kota Singkawang untuk sampai di Pantai Kura Kura Beach (gambar di bawah)

kemudian sekitar 15 menit menuju ke Bukit Temenung seperti gambar di bawah :

tempat memarkir kendaraan
dan terakhir 15 menit lagi untuk sampai di titik pertama.

titik pertama Bukit Temenong
Bagus ya pemandangannya dari atas Bukit Temenong, untuk bisa sampai ke tempat ini aku akan jelaskan detailnya. Dari pusat kota Singkawang teman-teman jalan lurus saja ke arah Pontianak.

Jl. A. Yani

kemudian lurus lagi melewati Pantai Samudra Indah

Pantai Samudra Indah
Setelah sampai di pintu masuk Pantai Kura Kura Beach,

pintu masuk Pantai Kura Kura (Kura Kura Beach)
sekarang kita menuju Bukit Temenong teman-teman harus berhati-hati karena kalau setelah hujan jalan menjadi licin.


jalan yang becek dan licin
karena takut jatuh dari motor aku meminta bantuan Hari untuk membawa motorku.

perkenalkan Hari dari LEPPAMI Singkawang
Dan akhirnya Risma juga minta tolong dibawakan motornya.

perkenalkan Pandi dan Caul dari LEPPAMI Singkawang
Sepanjang jalan menuju Bukit Temenong kita akan disuguhi pemandangan pantai yang masih asri dengan pasirnya yang berwarna kuning keemasan indah sekali.

Pantai Kura Kura Beach


perkenalkan Erwin sang guide hehe.. dari LEPPAMI Singkawang

jalur pertama

Jika teman-teman mulai merasa lelah teman-teman bisa break sejenak untuk memulihkan tenaga.

saatnya break

lanjut jalan lagi

Risma kelelahan

Aku dan Tina juga kelelahan

lanjut jalan lagi
Dan ini satu pelajaran yang aku ambil dari mendaki bukit karena baru kali ini aku mengalami kelelahan yang amat sangat sampai setengah pingsan (baca : cutam) gara-gara aku minum air terlalu banyak (setengah botol air mineral 600 ml) pada saat break di bawah tadi.
Saat aku istirahat untuk yang kedua kalinya kepalaku rasanya berputar putar, pandangan gelap, keringat dingin, dan lemah tak berdaya (udah kayak lagu..) aku langsung meminjam spanduk yang dipegang oleh bang Caul yang memang menjadi personil di belakang kami untuk berjaga-jaga dan bruuk…

salah satu anggota rombongan trip mengambil gambarku ketika aku cutam
Entah berapa lama aku seperti itu yang pasti Risma dan Tina dan rombongan lain sudah sampai di titik pertama yang jaraknya sekitar 3 menit lagi dari tempatku dan sudah berfoto-foto di sana. Dan akhirnya tiba-tiba sang penyelamat datang dia adalah seorang wanita yang aku tidak tahu namanya bahkan wajahnya pun belum sempat ku lihat karena setelah melakukan pertolongan dia langsung turun ke bawah karena sudah ditunggu oleh teman-temannya. Apa yang dilakukannya? kusebut saja namanya Angel rupanya bang Caul kenal dengan wanita baik hati ini dan langsung meminta tolong untuk memijat kepalaku. Tidak berapa lama aku kembali segar dan melanjutkan perjalanan ke atas. Terima kasih ya Angel 🙂 .

pose dengan wajah masih pucat hehe…
Pemandangan dari atas sini benar-benar indah kita bisa melihat pulau-pulau antara lain Pulau Kabung, Pulau Lemukutan, Pulau Randayan, dan Pulau Penata. Sebenarnya masih ada titik kedua yang pemandangan nya lebih bagus lagi dari titik pertama tapi karena waktu tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan naik ke atas.


Terima kasih untuk komunitas pecinta alam LEPPAMI yang sudah menemani perjalananku dan teman-teman ke Bukit Temenong. Semoga kita bisa jalan-jalan lagi dilain waktu.

bg Caul dan Erwin

(dari kiri ke kanan) Erwin, Dare, Pandi, Hari, aku sendiri, Caul dan yang motoin Amoon.
Mereka sering mengadakan trip ke tempat-tempat wisata baik di Singkawang, Sambas, Bengkayang kalau teman-teman mau ikut jalan-jalan bareng mereka teman-teman bisa menghubungi admin Hari di nomor 0821 5477 6802 (sekaligus WhatsApp) untuk jadwal trip selanjutnya tentunya dengan biaya murah meriah ala backpacker.
Ada satu lagi bonus kalau teman-teman berkunjung ke Bukit Temenong sore hari yaitu :


bias sunset

Risma, aku, dan Tina

Ayo atur jadwal liburan teman-teman untuk mengunjungi tempat ini. Ohya, biaya masuk ke Pantai Kura Kura murah meriah Rp 5000 per orang bisa ditempuh dengan kendaraan mobil tapi sebaiknya menggunakan motor karena medan jalan yang sedikit ekstrim. Lain waktu aku akan menulis tentang Pantai Kura Kura karena menurutku pantai ini sangat cantik dan asri tapi masih jarang dikunjungi.
Selamat berkunjung.
Salam muter-muter 🙂
Share dan like kalau kamu senang dengan tulisan ini.
Terima kasih.
Video perjalanan :




