cara pergi ke bukit sepancong bengkayang
Bengkayang

Cerita Pendakian dan Keindahan Bukit Sepancong Bengkayang

Selama kurang lebih tiga bulan di rumah aja membuat kaki dan badan ini bergejolak ingin jalan-jalan. Di hari ulang tahunku kemarin tanggal 22 Juni, Charis mengajakku ke suatu tempat yang katanya aku pasti suka. “Tapi kita mendaki ya”, katanya. Akupun mengiyakan. Segera aku menghubungi teman-teman Blogger Singkawang untuk ikutan biar rame, kan makin seru. Setelah membuat plan A, B, C, terbentuklah tim JJAC. Banyak momen seru yang sayang untuk tidak kutuliskan di blog inimulti.com ini. Kupersembahkan cerita pendakian dan keindahan Bukit Sepancong Bengkayang.

Trip Bersama Tim JJAC ke Bukit Sepancong Bengkayang

Trip kali ini bersama tim Jalan Jalan Abis Corona yang disingkat JJAC selama 2 hari 1 malam tanggal 22-23 Juni 2020. Tim JJAC berjumlah 9 orang yaitu Multi, Charis, Tohir, Adam, Ija, Prima, Rizky, Novia, dan Isnin. Jam 2 siang kita udah janjian untuk kumpul di rumah Tohir.

Sempet ada drama setengah episode, Dedek Ija yang tadinya udah nunggu sekitar 1 jam di rumah Tohir akhirnya dijemput sang bunda. Alasan penjemputan karena kasih sayang Ibu kepada anak lelakinya yang berumur 15 tahun disebabkan cuaca yang kurang bersahabat hari itu. Dengan pasrah dan manut Ija pun ikut pulang ke rumahnya. Satu personil trip berkurang.

Hujan masih awet aja, akhirnya kita memutuskan untuk berangkat menggunakan mobil Prima yang setelah dihitung muat untuk 8 orang. Fix jam setengah lima sore kita mulai jalan.

tim seru bukit sepancong bengkayang

Tim JJAC (Jalan Jalan Abis Corona). Dari kiri ke kanan Tohir – Charis – Multi – Isnin – Novia – Adam – Rizky – Prima

Lokasi Bukit Sepancong

Bukit Sepancong berada di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Untuk menuju ke lokasi Bukit Sepancong setiap pendaki wajib mengikuti Standard Operating Procedure (SOP) yang diberlakukan oleh pihak pengelola.

Gerbang wisata Bukit Sepancong

Kepada setiap pendaki atau pengunjung diberlakukan beberapa SOP seperti wajib menggunakan masker, wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki area. Menjaga jarak dengan pengunjung lain, juga harus registrasi atau mendaftar secara online via WA di nomor di bawah ini yang tersedia karena kuota pengunjung dibatasi. Contact person : Hata (0896-2211-9688), Wiro (0831-5019-2541), Dedi (0815-2879-7479), Supri (0895-6056-61115), Choveg (0896-1443-4181).

Pertama-tama, kita menuju pos pemeriksaan Covid-19. Di pos ini kita akan diminta untuk mencuci tangan, di cek suhu tubuh, didata dengan menuliskan nama-nama pendaki dan hasil pengukuran suhu tubuh. Syukurlah hasil pemeriksaan suhu tubuh kami semuanya normal. Kami dipersilahkan melanjutkan perjalanan.

Posko Covid-19

Setelah itu dilanjutkan pos registrasi, di pos ini setiap pendaki membayar masing-masing Rp 10.000 untuk biaya masuk. Parkir motor Rp 10.000, karena kami menggunakan mobil biaya parkir Rp 20.000.

Pos registrasi

Ketinggian Bukit Sepancong

Untuk saat ini informasi tentang berapa ketinggian Bukit Sepancong, aku sendiri belum tahu. Tapi, nanti kalau sudah dapat info aku akan tambahkan di artikel ini.

Ketika mendaki menuju puncak bukit, kita akan melewati sawah, jalan setapak, hutan karet, kebun jagung, konservasi Anggrek, hutan bambu, kemudian ilalang yang kira-kira setinggi dada. Kunang-kunang yang cantik juga seakan menemani kami dalam perjalanan.

Lama waktu perjalanan sekitar 2 jam. Kalau lelah kita bisa beristirahat di pos-pos yang telah disediakan.

Salah satu pos tempat beristirahat

Cerita Pendakian ke Bukit Sepancong

Setiap perjalanan selalu membawa cerita yang menyenangkan. Pun begitu dengan cerita pendakian ke Bukit Sepancong. Di postingan Instagram kemarin aku sudah menuliskan beberapa cerita yang akan kutulis. Ada ikan teri sambal tak bertuan, sayur higienis, air minum sultan, dan lain-lain.

Kami memulai pendakian sekitar jam 9 malam. Tak lupa kami berdoa bersama menurut kepercayaan masing-masing. Tohir memimpin di baris depan, aku menyebutnya si Raja Gunung karena diantara kita ber-delapan dia yang paling sering naik turun gunung. Tohir juga sudah pernah ke Bukit Sepancong sebelumnya. Gunung atau bukit sudah menjadi teman karibnya. Ohya, buat kamu yang pertama kali ke Bukit Sepancong dan tidak tahu jalur pendakian kamu bisa menyewa jasa guide di pos kedua.

Awalnya kami melewati jalan setapak. Jalan ini untuk menuju lokasi parkiran motor. Trekking dimulai dengan jalur yang landai makin lama makin tinggi. Sekitar jam 10 kami sampai di Tanjakan Sakit Hati yang memang bikin sakit kaki eh.. sakit hati. Di sini kami istirahat sejenak.

bukit sepancong mdpl

Tanjakan Sakit Hati

Kami pun mulai menapaki satu persatu Tanjakan Sakit Hati. Jalur tanjakan ini sedikit curam dan licin karena hujan. Rizky yang menggunakan sepatu dengan sangat terpaksa melepaskan sepatunya karena berulang kali jatuh bangun. Novia hampir terseok-seok karena sendal gunungnya yang kebesaran. Tohir dan Adam di posisi baris depan mengawal Novia. Sedangkan Charis dan Prima di belakang Rizky untuk berjaga-jaga. Sementara aku dan Isnin di tengah-tengah.

Lanjut, jam setengah 11 kami sampai di pos air bersih untuk mengisi kembali botol minum kami yang sudah kosong. Di sini pendaki bisa mengambil air untuk kebutuhan selama berada di puncak Bukit Sepancong. Untuk minum, masak air, mencuci beras, sayuran, dan lain-lain.

Lokasi tempat mengambil air bersih

Taraa.. jam setengah 12 malam kami sampai di puncak Bukit Sepancong. Duh.. senangnya, Tohir dan Adam langsung memasang tenda di puncak. Sementara aku, Isnin, dan Novia menunggu teman-teman lain yang masih di bawah.

Bahagia mendaki bukit itu ketika kalian melihat tanda ini

Setelah semua tenda terpasang, sang juru masak Novia meracik bahan makanan yang kami bawa dengan penuh cinta. Makan malam kami terasa istimewa ditemani ikan teri sambal tak bertuan karena tuannya Dedek Ija gak jadi berangkat. Kami juga harus berhemat air yang diambil dari bawah karena di puncak bukit tidak ada air bersih.

Bukit Sepancong Wisata Bengkayang

Pagi-pagi sekali aku sudah bangun untuk melihat panorama hamparan awan di ketinggian. Dari puncak bukit aku menyaksikan deretan bukit-bukit, Gunung Bawang, pemukiman warga, sawah dan ladang. Di dalam hati kupanjatkan syukur kepada Tuhan yang telah menyertai perjalanan kami.

Inilah potret keindahan wisata Bukit Sepancong Bengkayang :

wisata bengkayang bukit sepancong

Terima kasih kado ulang tahun 2020 nya Hasian

bukit sepancong

Keindahan Panorama Bukit Sepancong

Tips Mendaki ke Bukit Sepancong Bengkayang

Beberapa tips untuk kamu yang ingin mendaki ke Bukit Sepancong :

1. Jika kamu berangkat menggunakan mobil, parkir bisa di dekat gerbang masuk. Biaya parkir Rp 20.000
2. Untuk kendaraan motor, kamu bisa parkir di dalam dengan melewati jalan setapak
3. Pakailah sendal gunung atau sepatu gunung dan bukan sepatu untuk JJS
4. Di puncak bukit tidak ada air karena itu bawalah botol atau ken untuk persediaan air, air bisa diambil di pos istirahat sekitar 20 menit sebelum puncak
5. Bawa makanan secukupnya
6. Sepulang mendaki dari puncak kamu bisa istirahat dan mandi di Hutan Anggrek atau Konservasi Anggrek atau ke Riam Budi yang jaraknya tidak jauh.
7. Bawa pulang sampahmu ya

Itulah sepenggal kisah perjalanan kami. Semoga cerita pendakian dan keindahan Bukit Sepancong Bengkayang dapat bermanfaat untuk teman-teman yang membaca.

Horas jala gabe. Sai hipas hipas ma hita.

#salammutermuter
#bloggersingkawang

This Post Has 6 Comments

  1. Dwi Wahyudi Reply

    Ga kebayang gimana senangnya bisa menghirup udara segar pegunungan setelah sekian bulan ga bisa kemana2

  2. Arigamcoy Reply

    wah seru banget kak, makin pengen pergi aaa liat foto2 kk ni. Pemandangan dri atas memang ndk mengecewakan 😊, mksh kak udh ngasi info tips utk ke bukit sepancong 😊

  3. Pingback: Bukit Rancutn Serukam, Spot Cantik di Puncak Vandering Bengkayang - Ini Multi

  4. Siti Mustiani Reply

    Setelah membaca artikel ini langsung cus ke Bukit Sepancong, hahaha. Baca juga cerita perjalananku di Bukit Sepancong ya multi https://sitimustiani.com/2020/06/bukit-sepancong-bengkayang/ hehe.

  5. Alan Reply

    Ini kak multi yg prnah bawa kita k pulau remaja mempawah kmaren kn ya? Wahh, kliatan sih kk org ny sneng jalan2. Btw, all the best for your Blog kak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Banner