Ingin Test Corona, Yuk Kenali Jenisnya Apa Saja
Info Menarik

Ingin Test Corona, Yuk Kenali Jenisnya Apa Saja

Ingin Test Corona, Yuk Kenali Jenisnya Apa Saja – Corona oh corona kenapa belum pergi juga. Virus jenis baru bernama Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini dapat menyebabkan gangguan ringan sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Dalam waktu beberapa bulan saja virus ini sudah menyebar di hampir semua negara, termasuk Indonesia. Sebuah virus yang membuat semua orang gelisah karenanya. Gejala infeksi awal virus corona mirip seperti gejala flu. Gejalanya seperti demam, batuk kering, pilek, sakit tenggorokan, hingga sakit kepala. Bahkan tidak sedikit juga tak menunjukkan gejala sama sekali. Ini membuat masyarakat mulai curiga terhadap keluhan yang tiba-tiba dialami tubuhnya.

Penularan Virus Corona Paling Sering Terjadi

Penyebaran virus corona terjadi dari manusia ke manusia. Berbagai himbauan dari pemerintah dan Organisasi Kesehatan Dunia untuk antisipasi penyebaran virus corona terus dilakukan. Seperti tetap di rumah saja, wajib menggunakan masker apabila keluar rumah, rajin cuci tangan pake sabun dengan air yang mengalir, physical distancing, dan menghindari kerumunan.

Lalu, bagaimana virus ini menular dengan sangat cepat?. Berikut cara penularan covid-19 yang paling sering terjadi.

  • Menyentuh benda
    Menurut penelitian virus corona dapat hidup hingga tiga hari jika menempel pada benda-benda. Baik di meja, gadget yang biasa kita pegang, pakaian, dan benda lainnya.Jika benda-benda yang ditempeli virus tersebut sering tersentuh, maka virus bisa berpindah dan menemukan inang baru.
  • Tidak menjaga kebersihan tangan
    Tanpa kita sadari, anggota tubuh yang sering melakukan aktivitas sehari-hari adalah tangan. Seperti bersalaman, megang-megang wajah, dan menyentuh benda-benda di sekitar kita.Untuk mencegah terjadinya penularan virus corona sebaiknya jaga kebersihan tangan. Cuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan di bawah air mengalir setelah melakukan aktivitas. Gunakan hand sanitizer apabila sedang berada di luar rumah.
  • Batuk dan bersin sembarangan
    Penularan lainnya yang sering terjadi adalah melalui droplets. Apa itu droplets?. Droplets adalah cairan yang keluar ketika batuk dan bersin. Karena itu lakukan etika batuk dan bersin. Gunakan masker, tisu bersih, tutup mulut dan hidung dengan siku bagian dalam.
  • Interaksi di kerumunan
    Virus Corona tak bisa dilihat dengan mata. Oleh karena itu, virus ini bisa saja menempel di pakaian, tas, benda-benda sekitar kita yang dibawa oleh orang lain.Itulah mengapa pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial atau jaga jarak yang dikenal dengan physical distancing. Ingat, untuk sekarang kita jauh-jauhan dulu ya. Gak usah kumpul-kumpul dulu.
  • Tidak melakukan isolasi mandiri setelah pulang dari bepergian di wilayah pandemi
    Bagi teman-teman yang melakukan perjalanan ke luar negeri atau luar daerah yang terjangkit pandemi lakukan isolasi mandiri ya.

Kenali Jenis Test Corona

Untuk melakukan deteksi dini infeksi covid-19 kita bisa melakukan test corona. Ada 3 jenis test corona yang dilakukan di Indonesia yaitu :

1. PCR (Polymerase Chain Reaction)
Jenis tes ini menggunakan sampel lendir dari hidung atau tenggorokan. Kedua bagian tubuh ini dianggap menjadi ‘rumah’ bagis virus untuk menggandakan dirinya.

Virus yang aktif memiliki material genetika yang bisa berupa DNA maupun RNA. Pada virus corona, material genetiknya adalah RNA. Nah, RNA inilah yang diamplifikasi dengan RT-PCR sehingga bisa dideteksi.

Pemeriksaan jenis PCR jelas membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasil karena hanya dapat dilakukan di laboratorium yang sudah ditunjuk pemerintah.

2. Rapid Test
Jenis ini berbeda dengan PCR, pemeriksaan rapid test menggunakan pengujian sampel darah. Seseorang yang terinfeksi akan membentuk antibodi yang disebut immunoglobulin, yang bisa dideteksi di darah. Immunoglobulin inilah yang dideteksi dengan rapid test.

Rapid test bisa dilakukan di mana saja dan hanya butuh waktu 15-20 menit untuk mendapatkan hasilnya dengan menggunakan kit. Kelemahannya adalah bisa menghasilkan ‘false negative’ yakni ketika hasil tes tampak negatif meski sebenarnya positif. Ini terjadi jika rapid test dilakukan kurang dari 7 hari setelah terinfeksi.

3. TCM (Tes Cepat Molekuler)
Jenis tes TCM sebelumnya dikenal untuk mendiagnosis penyakit tuberkulosis (TB) berdasarkan pemeriksaan molekuler. Pemeriksaan pada TCM ini menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Tes ini akan mengidentifikasi RNA pada virus corona pada mesin yang menggunakan cartridge khusus yang bisa mendeteksi virus ini.

Hasil tes TCM ini dapat diketahui dalam waktu kurang dari dua jam, untuk menentukan pasien positif maupun negatif. Saat ini mesin pemeriksaan tes TCM ini sudah terdapat di 132 rumah sakit dan beberapa puskesmas. Dan nantinya tes pemeriksaan ini tidak perlu melakukan pemeriksaan spesimen ke laboratorium seperti PCR.

Itulah ketiga jenis tes untuk mendeteksi COVID-19 yang disiapkan oleh pemerintah Indonesia. Nah, jika suatu waktu teman-teman mengalami gejala seperti pilek, batuk, demam, atau sakit tenggorokan jangan panik dulu ya. Segera periksakan supaya teman-teman tahu sakit itu bukan karena virus corona.

Test Corona Online di Halodoc

Saat badanku diserang demam tinggi, batuk-batuk dan sakit tenggorokan. Sekujur tubuh rasanya lemas, aku hanya bisa berbaring di kamar sambil terus kepala dikompres dengan air dingin. Aku tidak terlalu khawatir “paling hanya demam biasa” pikirku. Itu kalau terjadi pada hari-hari biasanya. Tapi semuanya berubah semenjak virus corona hadir di muka bumi ini. Jadi ceritanya aku mengalami batuk-batuk, dada sesak, tapi tidak mengalami demam. Ini terjadi pada saat ‘musim corona’. Perasaan mulai gak enak, corona bukan ya? Mau ke rumah sakit takut malah jadi sakit. Apa yang harus kulakukan?

Sejak di rumah aja, aku jadi terbiasa melakukan segala sesuatu via online. Belajar online, kerja online, test corona pun pengennya lewat online. Hmm.. bisa gak ya? Setelah mengulik ke sana kemari akhirnya aku ketemu aplikasi Halodoc. Jadi lewat aplikasi Halodoc, kita bisa melakukan test corona. Caranya mudah :

1. Download aplikasi Halodoc di playstore
2. Daftar dengan memasukkan nomor telepon
3. Aktifkan lokasi
4. Klik periksa covid-19

kenali jenis test corona

Dan ini hasilnya

test corona online

Sekarang jadi lebih tenang deh.. Selain itu lewat aplikasi Halodoc kita bisa chat dengan dokter, beli obat, buat janji Rumah Sakit, dan lain-lain.

Lindungi diri dan keluarga dengan test corona. Jika mengalami kesulitan membedakan gejala covid-19 dengan flu biasa, kita bisa loh tanya pada dokter langsung di aplikasi Halodoc. Masih ragu mau ke rumah sakit? lewat aplikasi Halodoc kita bisa melakukan pencegahan jadi bisa meminimalisir resiko terkena berbagai virus dan penyakit. Download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Banner