melestarikan hutan
Info Menarik

Bersama Melestarikan Hutan Indonesia, Menyelamatkan Bumi dan Manusia

Masih tajam diingatan waktu pandemi covid-19 melanda negeri ini pada awal tahun 2020. Manusia dibuat resah, gelisah, hingga tak tentu arah melangkah. Pandemi belum juga reda Indonesia kembali ditimpa bencana. Bertubi-tubi, mulai dari awal tahun 2021 ketika banjir bandang menerjang beberapa daerah di Kalimantan Barat tanah dimana kakiku berpijak. Disusul gempa, gunung meletus dan baru-baru ini terjadi banjir bandang di Nusa Tenggara Timur. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati juga mengatakan, potensi multi risiko bencana saat ini semakin meningkat. Serta menghimbau masyarakat supaya lebih waspada dalam menghadapi potensi bencana atau multi risiko bencana baik dari aspek cuaca, iklim, gempa atau tsunami. Bagaimana keadaan iklim di Indonesia saat ini?. Mari bersama melestarikan Hutan Indonesia, selamatkan bumi dan manusia.

Melestarikan Hutan Indonesia, Selamatkan Semuanya

Aku sangat bersemangat saat diajak menjadi bagian dari ECO Blogger Squad dan berkesempatan mengikuti “ECO Blogger Squad Earth Day Gathering” pada tanggal 14 April lalu. Dengan tema “Hutan Indonesia sebagai salah satu solusi dalam mitigasi perubahan iklim” kami 30 blogger terpilih diajak ngobrol seru tentang bagaimana melestarikan hutan. Narasumber yang dihadirkan menjelaskan dengan sangat rinci bagaimana kondisi hutan sekarang ini.

Melestarikan hutan Indonesia adalah solusi penting dalam upaya untuk mengatasi krisis iklim yang terjadi. Untuk itu dibutuhkan peran serta kita bersama apapun profesinya kita bisa menyuarakan untuk menjaga hutan agar tetap lestari. Melihat cuaca yang tak menentu aku berpikir kenapa ya akhir-akhir ini kalau lagi panas, panas banget. Begitu juga kalau hujan, kalau dulu rumahku gak pernah tergenang air sekarang kalau hujan deras kebanjiran.

Kalau kita perhatikan data perubahan suhu Indonesia mulai tahun 1901-2018 mengarah ke warna merah.

Dari gambar ini kita bisa lihat perubahan suhu di Indonesia pernah mendekati satu derajat bahkan pernah melewati satu derajat celsius. Apa dampak pemanasan global sekarang ini dan jika mencapai 1,50C menurut IPCC?

Apa yang Bisa Dilakukan Untuk Melestarikan Hutan Indonesia?

– menggunakan hasil hutan seperti bahan pangan dari hutan, obat-obatan, dan kosmetik hasil dari hutan Indonesia.

– ikut mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat menjadi aktivis hutan

– konsumsi hasil hutan karena hutan sebagai sumber kehidupan dan inspirasi baik dalam bidang teknologi, fashion, dan bidang biologi lainnya).

– ikut berdonasi
teman-teman yang tergerak hatinya ingin ikut ambil bagian melestarikan hutan Indonesia bisa berdonasi di www.donasipublik.walhi.or.id

– ikut terjun ke lapangan
teman-teman juga bisa berkontribusi untuk ikut terjun langsung di berbagai kegiatan melestarikan hutan dengan menghubungi www.walhi.or.id/eksekutif-daerah

Yuk, kita bisa memajukan ekonomi Indonesia dengan tetap menjaga keanekaragaman hayati yang ada.

Peringatan Hari Bumi Sebenarnya Untuk Siapa?

Narasumber kedua Kak Gita, melemparkan pertanyaan yang menohok yaitu apa yang akan terjadi jika tak ada manusia di bumi? apakah bumi akan rusak?. No, bumi tetap baik-baik saja tanpa manusia. Buktinya apa? saat pandemi kita diminta untuk stay at home lihatlah bumi semakin bersih. Bahkan data dari seluruh dunia menunjukkan emisi menurun drastis setelah manusia di rumah aja. Lalu, sebaliknya kalau manusia tanpa bumi yang sehat apa yang akan terjadi?. Jadi jelas sekali, sebenarnya peringatan hari bumi bukan untuk bumi tapi untuk manusia yang tinggal di bumi.

foto bersama Eco Blogger Squad

Kesimpulan

Dari semua materi yang disampaikan oleh ketiga narasumber di “ECO Blogger Squad Earth Day Gathering” aku dapat menarik kesimpulan bahwa bumi kita sedang sakit saat ini. Hutan adalah jawaban untuk menghentikan krisis iklim yang terjadi. Karena itu, apa yang kita konsumsi atau produk yang kita gunakan sehari-hari sangat berperan penting untuk kelestarian hutan. Hutan bukan hanya pohon, ada flora, fauna, wisata, pangan, sumber air, udara bersih, hingga budaya. Kalau kita masih peduli satu sama lain mari bersama melestarikan hutan Indonesia untuk menyelamatkan semuanya. Salam lestari.

Referensi :
http://balai2.bmkg.go.id/siaran-pers/?p=bmkg-waspada-peningkatan-multi-risiko-bencana&tag=siaran-pers&lang=ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Banner