plastik biodegradable
Info Menarik

Mengenal Plastik Ramah Lingkungan Bantu Kurangi Polusi Sampah Plastik

Sampah plastik. Apa yang pertama kali kamu pikirkan saat mendengarnya. Suram, bau, kotor dan menjijikkan sudah pasti. Jumlah sampah plastik di seluruh dunia sudah sangat mengkhawatirkan. Ini berawal dari pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat. Apalagi saat ini manusia ingin hidup praktis sehingga lebih banyak menggunakan kemasan sekali pakai lalu buang. Khususnya kemasan plastik sekali pakai. Hal ini menyebabkan produksi sampah plastik semakin menumpuk. Polusi sampah plastik semakin parah. Untuk memecahkan masalah ini beragam inovasi diciptakan untuk mengurangi jumlah sampah plastik di dunia. Salah satunya plastik ramah lingkungan yang dibuat dari bahan alami. Yuk, kita mengenal plastik ramah lingkungan bantu kurangi polusi plastik.

mengenal plastik ramah lingkungan

source:
Food vector created by pch.vector – www.freepik.com

Jenis Plastik Ramah Lingkungan

Ada beberapa jenis plastik ramah lingkungan yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari.
1. Bioplastik
Jenis plastik yang aman dan ramah lingkungan ini terbuat dari bahan alami. Bioplastik dibuat dari pati jagung atau jamur. Hasilnya menjadi bioplastik dari bahan alami yang disebut dengan polylactic acid (PLA). Ciri PLA menyerupai polyethylene dan polypropylene, yakni dua jenis plastik yang berasal dari bahan petrokimia.

2. Plastik Biodegradable
Jenis plastik Biodegradable dibuat dari bahan nabati yang merupakan produk pertanian yang dapat diperbaharui. Seperti singkong hingga rumput laut. Produksi bahan nabati dan bioplastik dapat terdegradasi lebih cepat karena bersifat ramah lingkungan. Plastik biodegradable dapat terbuat dari bahan petrokimia dengan bahan tambahan yang membuat sampahnya lebih mudah terurai. Bahan tambahan ini membuat plastik dapat terurai oleh sinar (photodegradable) dan oksigen (oxydegradable). Namun harga plastik biodegradable lebih mahal daripada plastik kovensional karena teknologinya belum berkembang luas.

3. Plastik Eco
Plastik eco adalah plastik yang dibuat dari proses daur ulang beberapa bahan plastik dari petrokimia untuk dipakai kembali. Plastik jenis ini diproduksi dengan kualitas lebih rendah, jadi tidak menjadi jenis produk yang sama. Umumnya, produk yang menggunakan jenis plastik eco bukan produk sekali pakai, namun produk yang dapat digunakan berkali-kali dalam jangka waktu lama.

Inovasi Plasik Ramah Lingkungan

Kini sudah ada solusi untuk bantu kurangi polusi sampah plastik di Indonesia maupun di negara lain. Selain biodegradable diciptakan inovasi plastik eco-friendly terbuat dari bahan alami seperti:

1. Singkong
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggagas plastik dari singkong ini sebagai solusi untuk mengganti plastik konvensional yang susah terurai. Bioplastik dari singkong ini berbasis pati yang bisa diurai secara alami oleh mikroba. Saat plastik ini terbuang ke tanah atau air, maka mikroba di air atau tanah itulah yang akan menguraikan plastik jenis ini secara sempurna.

2. Tepung Tapioka
Inovasi plastik dari tepung tapioka ini diproduksi di Indonesia oleh PT Tirta Marta. Jenis plastik dari tepung tapioka ini dinamakan Ecoplas. Ecoplas adalah plastik yang sangat ramah lingkungan dan bisa diandalkan untuk kemasan apapun. Plastik dari tepung tapioka ini bisa terurai dalam waktu seminggu saja.

3. Rumput Laut
Evoware, sebuah perusahaan dari Indonesia menggagas wadah plastik yang terbuat dari rumput laut. Selain lebih mudah terurai plastik dari rumput laut ini juga sangat aman untuk mengemas makanan karena bebas bahan kimia berbahaya.

4. Kayu
Negara Finlandia mempunyai kemasan plastik bernama Sulapac yang terbuat dari bahan kayu. Plastik buatan yang satu ini sangat keras sehingga cocok sekali dijadikan gerabah.

5. Tanaman-tanaman Kecil
Nanocellulose adalah nama untuk plastik yang terbuat dari tanaman-tanaman kecil. Ketika melalui proses pengolahan, plastik ini berbentuk padat dan bisa dijadikan gelas atau gerabah.

6. Cangkang Arthropoda
Jenis plastik unik satu ini terbuat dari cangkang arthropoda yang dibuat di Harvard University. Karena terbuat dari bahan yang benar-benar alami, tentu saja tak butuh waktu lama bagi plastik ini untuk bisa terurai.

Kesimpulan

Sampah plastik pada dasarnya bisa didaur ulang dan dipakai kembali menjadi barang yang bermanfaat. Hanya saja edukasi tentang sampah plastik di Indonesia belum cukup optimal. Masih banyak sampah plastik ditemukan bercampur dengan jenis sampah lain. Jika sudah tercampur sampah plastik jadi sulit untuk didaur ulang. Terlebih lagi sampah plastik yang sampai ke laut dan sungai. Mari kita turut ambil bagian dalam mengurangi sampah plastik. Caranya batasi diri menggunakan plastik dengan memakai plastik yang aman dipakai berulang kali.

Produk Rinso dan Unilever pun berusaha berperan aktif dalam menggunakan produk plastik yang lebih ramah lingkungan. Bersama dengan Fraunhofer Institute, Unilever mengembangkan CreaSolv® Technology – teknologi pertama di dunia yang bisa mendaur ulang sampah kemasan plastik multi-layer (sachet dan pouch). Unilever dan Rinso juga berhasil mengurangi 209 ton plastik sejak tahun 2016-2018 melalui optimisasi kemasan plastiknya. Dan lagi, sekarang semua kemasan Rinso bisa didaur ulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Banner