sejuknya ranau highland hangatnya sunset di kapal pesiar
Malaysia

Sejuknya Ranau Highland, Hangatnya Sunset dari North Borneo Cruise

Sejuknya Ranau Highland, Hangatnya Sunset dari Kapal Pesiar – Destinasi wisata selanjutnya dalam Fam Trip To Sabah bersama Air Asia dan Sabah Tourism Board kami mengunjungi Ranau Highland dan melihat keindahan sunset dari kapal pesiar North Borneo Cruise. Perjalanan kami lumayan jauh kali ini yaitu ke Kota Belud. Sepanjang perjalanan tak henti-hentinya aku menggagumi pemandangan yang hijau dan udara sejuk di kota ini. Kemudian kami beristirahat sejenak di Pekan Nabalu untuk berganti kendaraan bus yang lebih kecil.

Apa saja yang ada di Ranau Highland?

Pekan Nabalu

Bagiku, Pekan Nabalu menjadi tempat perhentian yang sempurna ya, dari sini kita bisa melihat gagahnya Gunung Kinabalu sebuah gunung tertinggi di Kalimantan yang tingginya mencapai 4.095 mdpl. Gunung Kinabalu menjadi kebanggan tersendiri bagi penduduk Sabah. Puncak Gunung Kinabalu selalu tertutup awan dan itu terlihat indah sekali beruntung kami datang disaat yang tepat.

ranau highland pekan nabalu

Gunung Kinabalu yang selalu ditutupi awan Ckrek By : Dyah

Selain itu terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas produk lokal sebagai souvenir untuk dibawa pulang. Banyak barang buatan tangan atau handmade yang dijual di sini ah, kamu pasti bingung memilih mana yang akan dibeli.

Souvenir di Pekan Nabalu Ckrek By : King Salman

Sepertinya spot terbaik di Pekan Nabalu ini adalah Gunung Kinabalu banyak pengunjung yang mengabadikan momen dengan  background gunung ini seperti aku dan Dyah. Setelah mendapatkan foto bagus untuk diaplod ke instagram hehe kami melanjutkan perjalanan ke Kundasang. Jarak tempuh yang lumayan jauh semakin tidak terasa dengan candaan dari Kak Indra dan Teguh yang menobatkan diri mereka sebagai “Duo Desah” mereka bagai robot yang tidak pernah kehabisan batrai. Mereka bernyanyi dengan alunan yang mereka ciptakan sendiri mulai dari dangdut, pop, R n B pokoknya campur aduk antara geli dan lucu menjadi satu 😀

Desa Cattle Dairy Farm

Di Kundasang kami diajak melihat peternakan sapi-sapi cantik di Desa Cattle Dairy Farm yang baru pertama kali aku lihat secara langsung. Sapi dengan bintik-bintik hitam dan putih sedang menikmati makan siang mereka saat itu di padang rumput yang hijau. Stay calm ya, sapi.. dan lanjut aja makannya.

Selamat makan siang, pi Ckrek By : King Salman

Kami juga melihat mesin-mesin untuk memerah susu sapi yang bersih, higienis dan berteknologi canggih. Setelah itu kami turun untuk melihat kandang sapi dan kambing yang masih kecil. Pengalaman pertamaku bermain-main dengan anak kambing yang lucu. 😀

Mesin berteknologi canggih Ckrek By : King Salman

Dia suka gigit baju aku.. 😀 Ckrek By : Dyah

Tidak sah rasanya kalau tidak mencoba susu segar di Desa Cattle Dairy Farm aku membeli sekotak susu segar dan satu cup es krim gelato hmm.. lezatoo!

Tiba saatnya jam makan siang, masih di daerah Kundasang aku dan teman-teman Blogger diajak menikmati santap siang dengan suasana yang sejuk namanya Balsam Buffet Restoran bukan balsem ya..

Makanan yang disajikan secara prasmanan ini enak-enak, pengennya sih nyobain semuanya tapi apalah daya perut tidak sanggup menampungnya :D. Pengunjung yang makan di sini kebanyakan para pendaki yang akan menanjak ataupun sepulang menanjak dari Gunung Kinabalu.

Kinabalu Park

Setelah kenyang makan siang dengan menu istimewa dari Balsam Buffet Restoran kami berjalan kaki menuju Kinabalu Park. Tidak kusia-siakan kesempatan ini kapan lagi kan merasakan udara segar dengan pemandangan hijau yang selalu jadi favoritku. Kulupakan sejenak kameraku aku lebih fokus menghirup udara segar dan merasakan kedamaian di Taman Kinabalu ini. Tapi, sesekali aku nyeletuk “Dyah, fotoin dong di sini” 😀

Di Kinabalu Park ini juga terdapat penginapan namanya Grace Hostel. Tempat tidurnya bertingkat lengkap dengan ruang tamu, tempat santai diluar, juga ada sebuah perapian maklum di sini udaranya dingin. Soal harga tidak usah khawatir terjangkau kok cocok buat kamu yang hobi bacpackeran 🙂

Hari ini aku benar-benar dimanjakan dengan pemandangan hijau, udara yang segar, dan makanan yang enak. Tidak hanya itu sore nya aku juga akan menikmati hangatnya sunset langsung dari kapal pesiar North Borneo Cruise. Kalau kata orang-orang nikmat mana lagi yang kau dustakan 😀 Asique pokoknya kakak

Hangatnya sunset di North Borneo Cruise

North Borneo Cruise masih bersandar di dermaga Sutera Harbour. Sembari menunggu waktu naik kami berfoto-foto sayang kan ditempat sebagus ini tidak ada foto-foto. Beberapa teman yang lain berjoget-joget dengan diiringi lagunya “Shape Of You” dari Ed Sheran aku gak ikutan karena lagi mengabadikan momen bareng kak Levi.

Ckrek By : Andre

Tiba saatnya kami dipakaikan gelang yang ada nomornya untuk nomor meja yang ada di dalam kapal. Lalu kami masuk ke dalam kapal pesiar dan diarahkan ke meja sesuai nomor yang ada digelang. Aku satu meja dengan Ero dan Bang Dodon bertigaan aja. Suasana ramai dan bahagia sudah mulai terasa, makanan, minuman segar, tamu-tamu dari berbagai negara, juga ada yang sedang berbulan madu..  so.. sweet kan.

Saking semangatnya ingin menikmati sunset di atas kapal pesiar aku sampai lupa makan. Setelah makan kami diajak naik ke atas untuk menunggu saat-saat indah sunset muncul. Dan.. taraaa… melihat sunset dari atas kapal pesiar itu indah banget tak bisa kujelaskan dengan kata-kata, cocok banget buat kamu yang ingin memberi surprise ulang tahun, anniversary, kumpul keluarga sampai acara melamar sang kekasih :D. Aktivitas selanjutnya ya foto-foto, apalagi.

Ckrek By : Ero

Blogger Indonesia bersama Tim Air Asia, Ibu Nurhayati dan Kak Joshua

Bukan Kak Indra namanya kalau tidak membuat kehebohan dimanapun berada.. hahaa.. ya, Kak Indra menyumbangkan suara khasnya. Yeayy, tim Blogger Indonesia ini bertalenta sekali. Aku dan teman-teman ikut menari diiringi musik yang ceria. Bahagianya…. (video menyusul)

Momen di kapal pesiar ini sangat istimewa aku yang tadinya pemalu banget akhirnya ikut turun ke stage untuk bergoyang haha aku mendukungmu Kak Indra :D. Lagu “Tinggi-Tinggi Gunung Kinabalu” juga turut dibawakan kami dan tamu-tamu lainnya ikut bergoyang mengikuti gerakan yang diarahkan oleh para kru di kapal pesiar North Borneo Cruise.. so fun…

Kapal pesiar ini berlayar selama dua jam namun terasa sebentar karena keceriaan yang petjaah banget. Musik pengiring membawakan lagu-lagu Indonesia seperti judul lagunya OK dari T2, 1000 tahun lamanya dari Tulus juga lagu-lagu lainnya dari negara lain.

Ah, Sabah memang menyisakan rindu. Suatu hari aku pasti kembali..

Selamat berkunjung.
Salam muter-muter
Share dan like kalau kamu senang dengan tulisan ini.
#BloggerSingkawang

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner