Temajuk

Temajuk Pesona Indonesia Tersembunyi di Ekor Kalimantan

Temajuk menyimpan banyak sekali pesona wisata Indonesia tersembunyi menakjubkan yang masih belum diketahui banyak orang. Tempat ini terletak cukup jauh yaitu di ekor Pulau Kalimantan yang juga merupakan daerah perbatasan negara Indonesia Malaysia. Pantainya yang eksotis dengan hamparan pasir putih, panorama alam yang masih alami, gugusan bebatuan granit yang tersebar di pinggir pantai hingga wilayah tapal batas negara menjadi daya tarik desa ini. Sudah lama aku ingin berkunjung ke Temajuk dan finally kesampaian hingga 3 kali petualangan. Seperti apa petualanganku? Mari aku bedah satu persatu.

Sejarah Desa Temajuk

Menurut cerita warga desa, asal mula Desa Temajuk tak lepas dari sejarah masuknya paham Komunis sekitar tahun ’70-an. Dulu desa ini menjadi salah satu jalur masuk paham Komunis di Kabupaten Sambas. Oleh karena itu Temajuk sebenarnya adalah singkatan dari Tempat Masuk Jalur Komunis. Temajuk menjadi tempat yang strategis karena berada di bagian ekor Kalimantan yang berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan dan Laut Natuna. Tidak hanya itu, dulu pada masa kejayaan perdagangan kayu Temajuk menjadi tempat beristirahat para pekerja kayu yang berasal dari daerah sekitar seperti Teluk Keramat dan Jawai. Awalnya mereka hanya singgah hingga menetap di Desa Temajuk.

Perjalanan Menuju Desa Temajuk

Berakit rakit ke hulu berenang renang ke tepian, bersakit sakit dahulu bahagia kemudian hehe.. perjalanan ke Temajuk memakan waktu yang cukup lama dengan beberapa jalan yang masih dalam perbaikan. Pengalaman pertamaku nge-trip bersama teman-teman naik motor dari Kota Singkawang kami menempuh waktu perjalanan sekitar 9 jam sudah include isoma tentunya. Merasa lelah naik motor ke Temajuk, perjalanan kedua aku dan TIM HORE sebuah nama genk yang suka jalan-jalan, memutuskan menggunakan kendaraan roda empat. Apakah sampai lebih cepat? BIG NO. Kami tiba di Temajuk 11 jam kemudian ๐Ÿ˜€ sudah dengan istirahat, trouble kendaraan dan silaturahmi lebaran ke rumah rekan-rekan. Normalnya perjalanan ke Temajuk 6-7 jam, maklum karena aku dan teman-teman nge-trip selow jadi sampainya lebih lama.

Jika teman-teman dari Jakarta Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Bandara Supadio di Pontianak. Dari Kota Pontianak dengan mobil mengambil rute menuju arah Singkawang, kemudian lanjut ke arah Sambas kemudian pilih jalur menuju Kartiasa. Bila musim panas jalan yang masih dalam perbaikan dipenuhi debu yang bisa menghalangi pandangan mata sebaliknya, jika musim hujan jalanan menjadi becek dan licin. Aku pernah mengalaminya didua musim itu. Pertama kali aku datang di musim panas kemudian yang kedua dan ketiga di musim hujan. Selanjutnya kita menyeberang menggunakan kapal fery atau perahu klotok dari penyeberangan Telok Kalong menuju Kecamatan Paloh. Kondisi jalan menuju Kecamatan Paloh beraspal namun ada beberapa jalan yang berlubang hingga batu kerikil. Kemudian kita menyeberang lagi menuju Dusun Ceremai yaitu di penyeberangan Sungai Sumpit.

perjalanan ke temajuk

menyeberang menggunakan perahu klotok

pelabuhan menuju temajuk pesona indonesia

Memasuki Dusun Ceremai perjalanan “asyik” dimulai, kita akan melewati jalan dengan berbagai macam rupa. Mulai dari jalan aspal, tanah kuning, batu kerikil, jalan berpasir hingga kita menemui tugu selamat datang seperti ini:

tugu nkri desa temajuk pesona indonesia

moodbooster

Penginapan di Desa Temajuk

Setelah tiba di Desa Temajuk kita melewati beberapa dusun yang menyediakan penginapan. Salah duanya Resort Camar Bulan di Dusun Camar Bulan, Pondok Wisata Telok Atong Bahari di Dusun Maludin, dan beberapa rumah warga yang dijadikan homestay. Harga penginapan di Desa Temajuk berkisar Rp 100.000-Rp 300.000/hari tergantung fasilitas yang ditawarkan. Biasanya fasilitas yang tersedia di penginapan seperti kasur, bantal tidur beserta guling, kamar mandi dan lemari pakaian.

penginapan pondok wisata Teluk Atong Bahari

penginapan Resort Camar Bulan

homestay rumah penduduk

Soal makanan tidak perlu kuatir karena sebagian besar penduduk Desa Temajuk muslim jadi lebih mudah mencari makanan halal. Biasanya disetiap penginapan menyediakan kantin yang menjual makanan. Bagi teman-teman yang memilih menginap di rumah warga seperti pengalamanku lebih mudah lagi. Kita bisa meminjam dapur untuk memasak dengan bahan makanan yang kita bawa sendiri.

Wisata Temajuk Pesona Indonesia Tersembunyi

Lupakan sejenak kelelahan perjalanan tadi, sekarang saatnya kita jalan-jalan keliling Temajuk. Pada papan informasi di penginapan Pak Atong, begitu aku akrab menyapanya tersedia nama-nama tempat wisata di Temajuk. Dan ini beberapa tempat wisata yang menjadikan Temajuk pesona Indonesia tersembunyi yang pernah aku kunjungi.

peta wisata tersembunyi temajuk

Peta wisata Temajuk

1. Tugu Garuda
Bisa dibilang Tugu Garuda ini adalah mood boosternya aku ketika sampai di Temajuk. Semacam penambah semangat walaupun udah capek banget diperjalanan. Kamu wajib berfoto ditugu ini seperti aku dan teman-teman hehe..

tugu garuda wisata temajuk

Temajuk dimana? Itu di sana!

2. Pantai Telok Atong
Letaknya masih di kawasan penginapan Telok Atong Bahari. Bangun dari tidur, ketika membuka pintu kamar kamu sudah bisa melihat pantai. Pantai ini indah sekali, pasir putih yang lembut memanjakan telapak kakiku ketika menginjaknya. Terdapat gugusan batu granit mulai dari yang kecil sampai yang tinggi menjulang. Jika sedang musimnya kita bisa melihat penyu di tepi pantai. Air pantainya jernih hingga kita bisa melihat ikan ikan kecil berenang kesana kemari.

 

pantai teluk atong wisata temajuk

Pantai Teluk Atong dengan gugusan batuan granit yang gagah berdiri

TIM HORE

Silaturahmi dengan Pak Atong

3. Pantai Batu Nenek
Konon katanya pantai ini dinamakan Pantai Batu Nenek karena jika kita berkunjung ke pantai ini harus mengucapkan “permisi, Nenek”. Percaya atau tidak namanya juga mitos kan. Pantai Batu Nenek tidak kalah cantik dan unik, jika air sedang surut kita bisa menyeberangi laut menuju gugusan batu-batu granit di tengah pulau kecil.

pantai batu nenek wisata temajuk

Pantai Batu Nenek yang eksotis

4. Dermaga Camar Bulan
Dermaga Camar Bulan menjadi lokasi favorit untuk melihat sunset.

dermaga camar bulan wisata temajuk

Dermaga Camar Bulan

5. The Upside Down House of Temajuk (Rumah Terbalik)
Rumah Terbalik di Temajuk salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi. Rumah Terbalik ini menjadi yang pertama di Kalimantan Barat dan hanya ada di Temajuk. Berfoto dengan latar dekorasi rumah yang disusun terbalik terlihat keren dan unik. Ruangan kamar tidur, dapur, ruang keluarga semuanya didesain terbalik. Cocok buat kamu yang ingin memperindah feed instagram.

rumah terbalik wisata temajuk

Rumah Terbalik Temajuk

susunan perabotan terbalik di rumah terbalik temajuk

Ruang Keluarga, Rumah Terbalik Temajuk

6. Perbatasan Indonesia Malaysia
Desa Temajuk berbatasan langsung dengan Telok Melano, Malaysia. Meski belum resmi menjadi PLBN (Pos Lintas Batas Negara) kita tidak bisa sembarangan keluar masuk perbatasan. Untuk bisa masuk daerah perbatasan ini kita akan melewati pos penjagaan. Tidak perlu pakai paspor. Pengunjung cukup menitipkan kartu tanda pengenal kepada petugas dan akan dikembalikan saat kita kembali lagi ke pos. Kondisi jalan menuju Telok Melano hanya bisa dilalui sepeda motor, jika teman-teman menggunakan kendaraan mobil tersedia jasa sewa motor untuk masuk ke perbatasan.

gerbang perbatasan telok melano

Mobil dilarang masuk

Pertama kali kita disambut gerbang yang bertuliskan “REPUBLIK INDONESIA SELAMAT DATANG”

 

Jalan menuju Telok Melano masih belum mulus tapi tidak disarankan mengeluh hehe.., nikmati saja perjalanannya. Di sekeliling kita bisa melihat hutan kecil, kebun pohon karet dan rumah warga yang mirip seperti rumahnya Upin dan Ipin difilm kartun.

Spot utama di daerah perbatasan adalah Pantai Telok Melano. Pantainya sama seperti di Desa Temajuk, terbentang luas dengan pasirnya yang putih.
Aku dan teman-teman mampir ke sebuah warung. Kami membeli makanan dan minuman sambil bercengkrama dengan pemilik warung. Bapak Johari orang Semenanjung Malaka menikah dengan gadis Sarawak dan sudah 28 tahun tinggal di Sarawak bercerita meskipun beliau sudah menetap di Telok Melano, Sarawak dan menjadi warga negara Malaysia beliau tetap sering berkunjung ke rumah family di Desa Temajuk. “Meskipun kami terpisah warga negara, tapi kami tetap bersama” ucapnya.

 

Banyak hal yang aku suka dari Temajuk. Perjalanannya, suasana pedesaan, alamnya, penduduknya yang ramah, tempat wisatanya dan yang terpenting rasa nasionalis warga Desa Temajuk. Mereka selalu memasang bendera merah putih di depan rumah sebagai tanda bahwa Temajuk adalah Indonesia. Temajuk pesona Indonesia sangat cocok disandang oleh desa ini.

Petualangan ke Temajuk naik motor : Rumah Terbalik di Temajuk
Petualangan ke Temajuk naik mobil : Berpetualang ke Temajuk naik mobil

Tips dari aku untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Temajuk.

1. Persiapkan kendaraan dengan sebaik-baiknya
2. Bawa bahan bakar kendaraan cadangan untuk jaga-jaga kalau kehabisan bahan bakar di perjalanan
3. Kalau teman-teman menggunakan motor bawa helm dan masker tebal untuk menjaga pernafasan kita dari debu yang sangat pekat
4. Bila perlu, teman-teman bisa bawa mantel hujan supaya jaket, tas dan barang bawaan tidak terkena debu
5. Bawa makanan kecil
6. Bawa uang cash secukupnya karena kalau kita kehabisan uang cash sulit mencari ATM
7. Harga sewa kamar belum termasuk biaya makan tapi kalau mau bisa pesan makanan dengan pemilik penginapan
8. Bawa power bank agar baterai handphone teman-teman tetap ada karena listrik di sana hanya menyala pada jam 6 sore dan akan padam jam 6 pagi.
9. Bawa buku bacaan atau alat permainan untuk menghibur diri di malam hari karena tidak ada sinyal untuk komunikasi ataupun internetan.
10. Bawa kamera dan alat dokumentasi lainnya, sayang kan jauh-jauh ke Temajuk tidak diabadikan hehe..

This Post Has 2 Comments

  1. Nasirullah Sitam Reply

    Seminggu ini saya baca dua tulisan tentang Temajuk, di sini sama di blognya mas Yofangga. Apa jangan-jangan kalian ke sana bareng? Hahhahahah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner